Tips Untuk Siswa Baru Agar Nyaman di Kelas

Hari pertama sebagai siswa baru di sekolah yang baru membuat menjadi momen yang membingungkan serta dapat membuat siswa kurang percaya diri atau cemas. Hal ini bisa disebabkan karena tempat baru membuat anak seperti merasa asing. Tidaklah heran jika banyak siswa yang lebih memilih menyendiri dan diam daripada berkenalan dengan teman baru.

Jika hal ini dibiarkan, tentu saja akan mempengaruhi nilai akademisnya di sekolah serta merubah kepribadiannya akibat kurangnya adaptasi pada tempat belajar yang baru. Untuk itu, sebagai guru kita pun haruslah memiliki sifat professional dalam mendorong siswa baru supaya memiliki keinginan yang kuat untuk belajar apa saja yang belum ia ketahui.

Buatlah anak didik nyaman di sekolah tempat ia belajar dan berikanlah perhatian yang cukup supaya anak merasa aman dalam belajar. Sebagai guru, kita dapat mengurangi rasa cemas pada pikiran anak dan membuat pengalaman belajar serasa berpetualang yang mendebarkan bagi anak-anakdengan tips berikut:

1. Sosialisasi dengan Lingkungan
Anak-anak pada dasarnya memiliki sifat ingin tahu ketika datang ke sebuah lingkungan baru. Bisa saja kelas dapat menjadi tempat yang aneh dan misterius, tetapi di luar, lorong-lorong, kamar lain, anak-anak dan orang dewasa tambahan aneh bisa meninggalkan anak-anak bertanya-tanya apa lagi yang terjadi di sekitar mereka. Ketika orang tua dan anak-anak menghadiri orientasi, ada persahabatan tertentu antara semua anak-anak dan orang tua mereka. Seorang guru dapat menjelaskan kurikulum ketika bertemu orang tua, memberikan kesempatan bagi orang tua untuk mendiskusikan kebiasaan anak-anak mereka dan kebutuhan khusus. Guru juga harus memberikan panduan sederhana di sekitar sekolah membantu untuk mengungkap lingkungan. Anak-anak akan merasa nyaman dan terlindungi serta dapat menerima hal-hal positif yang ditunjukkan oleh orang tua.

2. Susunan program kegiatan
Guru harus memiliki program kegiatan diuraikan perkembangan terstruktur dan usia yang sesuai untuk anak-anak di kelas mereka. Kegiatan kelas harus cukup mudah dipahami sehingga anak-anak memahami konsep-konsep dan instruksi. Kegiatan kelompok yang sederhana bekerja dengan baik seperti melukis dan mewarnai, membaca cerita, mengidentifikasi mainan dan kegiatan sederhana lainnya. Dekorasi kegiatan seperti penerapan jendela warna-warni menempel memungkinkan anak-anak untuk personalisasi lingkungan mereka, Biarkan anak-anak berpikir kelas adalah bagian dari hidup mereka. Berikanlah sebuah tugas yang sederhana seperti mengambar sehingga anak dapat belajar disiplin dan kreatif

3. Rasa aman dalam belajar
Keselamatan dalam belajar juga harus diprioritaskan . Seperti yang kita ketahui, terkadang anak-anak ingin meluapkan rasa kreatifnya dengan menggunakan benda apa saja yang berada disekitarnya. Persiapan di kelas harus secara rutin diperiksa agar anak aman berkreasi, selain itu guru perlu berhati-hati menjaga peralatan yang tajam atau runcing dan meminimalisir semua benda-benda yang dapat menyebabkan cedera. Perkelahian dan perselisihan antara anak-anak harus dihindari. Terapkan disiplin untuk tindakan yang bersifat agresif. Guru harus menekankan keamanan dalam semua kegiatan, terutama dalam latihan di luar dan didalam kelas.

4. Perhatian yang khusus
Setiap anak memiliki perbedaan dalam kebutuhan dan harapannya. Guru harus memberikan waktu untuk masing-masing anak dalam upaya belajar tentang pandangan dan kebutuhan pribadi mereka. Ketakutan dan kekhawatiran utama mereka akan muncul ketika anak-anak jauh dari pengaturan rumah untuk pertama kalinya dan ketakutan tersebut harus ditangani dengan cara menenangkan dan meyakinkan. Anak-anak yang tenang atau biasa non-sosial harus lembut didorong untuk mengikuti kegiatan dan berteman dengan siswa lain. Guru juga harus memberikan waktu dengan menambahkan petunjuk dengan siswa yang mungkin lambat atau ragu-ragu dalam menyelesaikan tugas. Pemberian hal positif akan membantu anak untuk menyesuaikan lingkungan dan mendapatkan kepercayaan diri.

5. Buatlah sekolah senyaman rumah sendiri
Guru bisa memberikan sharing atau diskusi terbuka untuk tiap anak pada jam kelas berlangsung. Tidak hanya itu, cobalah dorong anak untuk membawa foto atau benda yang dapat membuat anak menganggap sekolah sebagai rumahnya sendiri dan menempelkan di papan gabus sehingga ketika ia sekolah, akan teringat orang yang ia sayangi. Selain itu anak-anak harus didorong untuk membawa benda yang memiliki nilai budaya, seperti kerajinan asli daerah. Hal seperti ini dapat membantu anak-anak untuk memahami dan menghormati budaya negaranya sendiri.

(Disadur dari edudemic.com)


241 Pembaca    |    0 Komentator
Tag : Tips untuk Siswa Baru Agar Nyaman di Kelas